Connect with us

Situbondo

Pemdes Kotakan dan Muspika Sosialisasi Penutupan Tempat Prostitusi

Diterbitkan

||

Pemdes Kotakan dan Muspika Sosialisasi Penutupan Tempat Prostitusi
Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Memontum Situbondo — Pemerintah Desa Kotakan bersama Muspika Situbondo Kota melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Verifikasi warga terdampak Penutupan Tempat Lokalisasi di warung-warung sepanjang jalan pinggiran Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Kota. Bertempat di Pendopo Desa Kotakan. Rabu (7/2/2018)

Sebelumnya Pemerintah Desa Kotakan berencana menutup warung remang-remang yang menjadi ajang Tempat lokalisasi prostitusi pada bulan Desember 2017 guna mendukung Kabupaten Situbondo menyambut tahun kunjungan wisata 2019. Dan masyarakat sekitar menginginkan sepanjang jalan provinsi tersebut bebas dari tempat mangkalnya para PSK.

Tampak warga pemilik warung menanda tangani pernyataan akan menutup tempat prostitusi di Warung pinggiran Kotakan. (im)

Tampak warga pemilik warung menanda tangani pernyataan akan menutup tempat prostitusi di Warung pinggiran Kotakan. (im)

Antusiasme warga terlihat dari jumlah peserta yang menghadiri acara Sosialisasi tersebut. Dengan jumlah undangan sekitar 30 peserta ternyata yang datang dua kali lipat dari yang diundang yaitu 62 peserta.

Dalam acara tersebut warga sekitar lokalisasi meminta kepada Pemerintah Kabupaten Situbondo khususnya Muspika Situbondo Kota dan Kepala Desa Kotakan agar menutup juga Lokalisasi Gunung Sampan (GS) yang juga menyediakan tempat prostitusi.

Tokoh Masyarakat Desa Kotakan, Budiono (48), mewakili warganya meminta penundaan tersebut agar dapat mempersiapkan usaha yang baru untuk menopang hidup mereka.

“Sebagian warga masih banyak tanggungan kontrakan warung dan rumah” jelasnya.

Sedangkan warga lainnya meminta kejelasan tentang usaha apa yang akan dijadikan pengganti untuk mengais rejeki dan mencari nafkah sehari-hari mereka.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Trending