Connect with us

Kota Batu

Fantastis! Desa Oro Oro Ombo Kelola Anggaran Rp 5 Miliar

Diterbitkan

||

Fantastis! Desa Oro Oro Ombo Kelola Anggaran Rp 5 Miliar
2 of 2Next
Use your ← → (arrow) keys to browse

Untuk operasional pemerintahan desa. Termasuk membayar tunjangan penghasilan untuk Kepala Desa bersama stafnya dan tunjangan penghasilan untuk anggota BPD.

“Termasuk sedang kita rencanakan untuk menambah modal usaha bagi Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes) Panderman. Anggaran yang kita kelola besar sebab jumlah penduduk Desa Oro Oro Ombo tambah banyak,” tandas Wiweko.

Terkait dengan usaha Bumdes Panderman milik Desa Oro Oro Ombo. Saat ini memiliki delapan unit usaha. Yaitu pengelolaan unit keuangan. Unit usaha ini melayani simpan pinjam untuk warga Desa Oro Oro Ombo.

Kedua unit usaha pasar wisata desa. Unit usaha ini mengelola area transit untuk bus wisatawan yang berlibur ke Kota Batu. Unit usaha ketiga berupa pengelolaan lahan parkir didepan BNS dan belakang kantor Balai Desa Oro Oro Ombo.

Berikutnya unit usaha foto copy dan menjual ATK. Lalu ada unit usaha pengelolaan sapi perah. Unit pengelolaan sampah, puja sera serta unit usaha wisata paralayang.

“Tahun ini kita rencanakan untuk membangun area transit wisatawan di kawasan Jalan Lintas Barat ( Jalibar ) dan rencana kerja sama pengembangan wisata kolam renang dan play ground di Dusun Gondorejo. Ada anggaran Rp550 juta kita siapkan untuk mengembangkan Bumdes Panderman,” tambah Wiweko.

Ketua BPD Oro Oro Ombo Sugiono menambahkan, anggaran yang dikelola Pemerintah Desa Oro Oro Ombo memang besar. Seluruh pengunaan anggarannya diatur didalam APBDesa tahun 2018.

Menjadi catatan bahwa silpa APBDesa tahun 2017 banyak. Jumlahnya mencapai Rp 700 jutaan. “Tahun ini pelaksanaan kegiatan kita sarankan dimulai lebih awal. Minimal akhir Februari seluruh kegiatan ditingkat desa sudah dikerjakan. Supaya penyerapan anggaran tahun ini bisa mendekati angka 100%,” ucap Sugiono.

Kata Sugiono, BPD juga menyarankan kepada Pemerintah Desa Oro Oro Ombo lebih transparan dalam membelanjakan anggarannya. “BPD tidak ingin diakhir kegiatan ada temuan dugaan korupsi,” pungkasnya. (man/yan)

2 of 2Next
Use your ← → (arrow) keys to browse

Trending