Kabar Desa

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Pagar Keliling di Taman Pecut Amankan Pengunjung

  • Rabu, 20 Desember 2017 | 21:24
  • / 1 Rabiul Akhir 1439
  • Dibaca : 16 kali
Pagar Keliling di Taman Pecut Amankan Pengunjung
Pemasangan pagar besi di Taman Pecut jalan Merdeka Kota Blitar

Memontum Blitar Untuk mengantisipasi pengunjung agar tidak naik ke kolam air mancur yang ada di Taman Pecut di jalan Merdeka, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar memasang pagar besi mengelilingi taman setinggi 1 meter.

Taman Pecut di jalan Merdeka yang dibangun secara bertahap mulai 2016 dengan anggaran mencapai Rp 8,2 miliar ini, baru diresmikan pada 22 Juni 2017 lalu. Taman tersebut dilengkapi dengan air mancur menari dan permainan lampu, yang dijadikan maskot di taman tersebut.

Pagar besi tersebut, dipasang mengelilingi taman dan hanya ada satu pintu masuk bagi pengunjung yaitu di sisi Utara taman. Selain memasang pagar keliling, DLH Kota Blitar juga menambah delapan tempat duduk atau bangku panjang di atas trotoar luar pagar. Selain itu juga ditambahkan tulisan “Taman Pecut” di sisi Utara bagian Timur taman. Pembangunan pagar dan tempat duduk tersebut menggunakan dana PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) 2017.

“Selain pemasangan pagar taman, kami juga menambah tempat duduk dan membangun pos penjagaan di taman”, kata Kepala DLH Kota Blitar, Pande Ketut Suryadi, Rabu (20/12/2017).

Lebih lanjut Pande menyampaikan, pemasangan pagar ini, memang sudah direncanakan sejak lama. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi pengunjung agar tidak naik ke kolam air mancur yang ada di taman.

“Berbahaya bagi pengunjung jika mendekat ke bangunan kolam. Sebab, banyak kabel yang beraliran listrik di sekitar kolam air mancur tersebut”, jelas Pande.

Pande menambahkan, meski taman Pecut diberi pagar keliling, namun pengunjung tetap bisa masuk ke areal taman. Hanya saja pengunjung yang masuk ke areal taman bisa dibatasi. Sedangkan pengunjung yang melihat dari luar tidak bisa lagi mendekat ke dinding kolam karena terhalang pagar.

“Pengunjung tetap bisa masuk areal taman. Tapi ya dibatasi”, tandas Kepala DLH Kota Blitar.

Menurut Pande, akhir tahun ini, DLH juga menambah fasilitas bagi pengunjung di Alun-alun sisi selatan, dengan membongkar pagar lama Alun-alun dan dimundurkan ke belakang sekitar 6 meter. Di areal tersebut, dibangun tempat duduk bagi pengunjung, dan menghadap ke Taman Pecut yang berada di seberangnya.

“Sekarang tinggal penataan parkirnya yang belum maksimal”, pungkas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar. (jar/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional