Connect with us

Kabupaten Malang

Santunan Yatim Desa Ringinkembar Terkumpul Dana Ratusan Juta

Diterbitkan

||

Prosesi santunan anak yatim Desa Ringinkembar. (sur)

Kades Akan Kembangkan Donatur Jajaran Pemkab Malang dan Madura

Memontum Malang – Peringatan 1 Muharram 1441 H di Desa Ringikembar Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang Jumat (14/9/2019) siang diwarnai dengan pemberian santunan terhadap 42 anak yatim.

Dalam santunan yang diikuti oleh jajaran perangkat desa, masyarakat dan manager PTPN XII Kebun Pancursari selaku stakholder ini terkumpul dana sebesar Rp 134 juta.Total pendapatan masing-masing anak yatim hingga mencapai Rp 3,2 juta.

Moh Subaidi Kades Ringinkembar. (sur)

Moh Subaidi Kades Ringinkembar. (sur)

Kepala Desa Ringinkembar Moh Subaidi menjelaskan, sebagai bentuk perhatian mereka terhadap para anak yatim di desa setempat. Ke depan akan mengembangkan para donatur yang saat ini hanya dalam lingkup desa hingga melebar ke Pemkab Malang bahkan ke pulau Madura.

“Selain akan mencari donatur di jajaran Pemkab Malang,saya juga sudah koordinasi dengan kakak saya yang duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Bangkalan.Kedepan kami berharap,masing-masing anak yatim bisa terima santunan sebesar hingga Rp 5 juta”,ujar suami Fitri Yuhana anggota DPRD Kabupaten Malang ini Jumat (13/9/2019) kemarin.

Juga dijelaskan Subaidi, 20 Oktober 2019 mendatang, Desa Ringinkembar juga bakal gelar acara bersih desa dengan hiburan pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

“Karena sedikit terkendala dengan rencana bersih desa, sehingga dalam santunan anak yatim saat ini kami tidak bisa mengondisikan seluruh ketua RT, ” ulasnya.

KH Musleh Syuriah MWC NU Kecamatan Sumawe. (H Mansyur Usman/Memontum.Com)

KH Musleh Syuriah MWC NU Kecamatan Sumawe. (H Mansyur Usman/Memontum.Com)

Sebelumnya, Fitri Yuhana anggota DPRD Kabupaten Malang menegaskan,sebagai anggota dewan,dia akan menggerakkan seluruh lembaga yang ada di Desa Ringinkembar untuk bersama-sama membangun desa.

Mantan Kades Ringinkembar ini juga titip pesan kepada warga untuk bersama-sama memihara keberadaan aset negara yang dikelola oleh PTPN XII kebun Pancursari.

“Karena ini aset negara juga aset masyarakat,kami minta kepada dua desa betetangga yaitu Ringinkembar dan Tegalrejo untuk bersinergi dengan PTPN XII Pancursari, itu demi terwujudnya pembangunan di dua desa ini,” beber istri Subaidi Kades Ringinkembar ini dalam sambutannya.

Sementara, H Lukman Ketua Pantia pelaksana menjelaskan, program santunan anak yatim ini dirintis pertama kali oleh jajaran perangkat desa Ringinkembar tahun 2005 silam.

Fitri Yuhana. (sur)

Fitri Yuhana. (sur)

H Lukman yang tercatat selaku mantan Kades Ringinkembar ini berharap, ke depan anak-anak yatim ini mendapatkan santunan lebih banyak lagi.

Dikesempatan yang sama, KH Musleh syuriah MWCNU Kecamatan Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) juga menjelaskan tentang keutamaan dan pahala terhadap orang yang memberi santunan terhadap anak yatim.

Terang pengasuh salah satu Pondok Pesantren dibilangan Desa Druju Sumawe ini, ada 5 tata cara menyantuni anak yatim yaitu kenal, harus pegang atau usap kepalanya, mendoakan, mengarahkan dan menyantuni.

“Barang siapa yang menyantuni anak yatim di dunia akan menempati kedudukan yang tinggi di surga dekat dengan kedudukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ” ujar KH Musleh. (sur/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending