Kabar Desa

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
space ads post kiri

Lamongan Diserang Tikus, Petani Jagung dan Kangkung Kembangbahu Gagal Panen

  • Kamis, 12 September 2019 | 15:46
  • / 12 Muharram 1441
Lamongan Diserang Tikus, Petani Jagung dan Kangkung Kembangbahu Gagal Panen
Tanaman Jagung dan kangkung petani Kembangbahu tidak bisa di panen karena di makan tikus

Memontum Lamongan – Petani jagung dan kangkung di wilayah kecamatan Kembangbahu tahun ini dipastikan gagal panen, selain dampak kemarau panjang puluhan hektar tanaman diserang hama tikus. Dari serangan hama tersebut diperkirakan petani hanya bisa memanen separuh dari hasil biasanya, bahkan ada yang tidak bisa memanen sama sekali.

” Banyak petani yang tidak bisa menjual hasil panen kangkung atau jagung mereka, akibat biji dan daunnya di makan oleh tikus, petani jadi merugi semua,” ujar Anto, petani jagung asal dusun Mojosari.

Anto mengatakan, sebagian lahan sawah petani yang di tanami jagung sekitar 80 persen mengalami kerusakan, sisanya hanya berapa persen yang bisa di bawa pulang, kalau untuk tanaman kangkung terpaksa di buat makanan ternak.

” Harga kangkung saat ini perkilonya mencapai harga Rp 20.000, sedangkan untuk jagung per kg mencapai Rp 5.000,harga segitu sudah sangat bagus sekali buat para petani,” katanya.

Dia menjelaskan, satu hektar tanaman kangkung kalau normal tidak di serang hama tikus, petani bisa meraup untung sekitar Rp 28 juta, itupun sudah ada tengkulak yang mengambil, petani tidak usah menjual ke mana-mana.

” Untuk tanaman kangkung tidak perlu membutuhkan pasokan air yang terlalu banyak secukupnya saja, beda dengan tanaman jagung yang harus rutin mengaliri air dan memberi pupuk,” tuturnya.

Dia berharap, ada bantuan atau tindakan dari dinas terkait untuk bisa mengatasi musibah hama tikus yang saat ini jadi momok para petani waktu musim kemarau, khususnya di wilayah Desa Lopang dan sekitarnya.

” Semoga ada kebijakan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk bisa mengatasi musibah hama tikus yang sangat merugikan dan sengsarakan para petani jagung dan kangkung tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Tanaman Pangan Hortikutura dan Perkebunan kabupaten Lamongan, Johan Budiman, hingga saat ini belum ada tindakan atau tanggapan berkaitan dengan gagal panen para petani jagung dan kangkung di wilayah Kembangbahu dan sekitarnya. (son/sgg/yan)

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional