Connect with us

Kabupaten Malang

75 Hektar Sawah Sukoraharjo Kepanjen Kekurangan Air

Diterbitkan

||

Sulianto Sekdes Sukoraharjo Kepanjen. (sur)

Memontum Malang – Masuknya musik kemarau saat ini mengakibatkan dampak buruk kekeringan melanda sejumlah desa di Kabupaten Malang.

Seperti halnya 75 hektar lahan sawah di Desa Sukoraharjo Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang dinyatakan kekurangan air.

Hal ini dikatakan Sulianto Sekretaris Desa Sukoraharjo Kecamatan Kepanjen kepada awak media Rabu (28/8/2019)siang.

“Adanya musim kemarau ini mengakibatkan 75 Hektar lahan persawahan di wilayah kami kekurangan air,” tutur Sulianto.

Dikatakannya saat ini ada sebanyak 150 petani padi yang menggantungkan nasib dari bercocok tanam padi yang tersebar di seluruh wilayah Desa Sukoraharjo.

Dipaparkannya, meski posisi geografis berada di bagian paling bawah, namun petani di desanya kurang bisa menggunakan air untuk pengairan sawah secara maksimal.

Hal ini karena saat ini debit dan volume air yang mengalir mengalami penyusutan drastis.

Sebagian kekeringan sawah Desa Sukoharjo. (Sur)

Sebagian kekeringan sawah Desa Sukoharjo. (Sur)

Salah satu penyebab adalah adanya sumbatan pada gorong-gorong yang berada di dam sungai di wilayah Kecamatan Sukun Kota Malang, yang airnya mengalir hingga wilayah Kepanjen.

Dirinya mengkhawatirkan jika keadaan ini tidak segera diselesaikan akan berakibat buruk adanya gagal panen.

Karena itu, pihaknya memohon bantuan pihak terkait yaitu Dinas Pengairan Kabupaten Malang turut membantu mengatasi persoalan yang dihadapi warga Desa Sukoraharjo.

“Kami berharap pihak Dinas Pengairan Kabupaten Malang ikut membantu masalah kekurangan air di Desa Sukoraharjo agar panen padi lancar dan tidak terjadi gagal panen,” pungkas Sulianto. (Sur/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending