Kabar Desa

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
space ads post kiri

Lestarikan Warisan Leluhur, Warga Srigonco Bakal Peringati 1 Suro di Balekambang

  • Senin, 29 Juli 2019 | 17:29
  • / 26 Djulqa'dah 1440
Lestarikan Warisan Leluhur, Warga Srigonco Bakal Peringati 1 Suro di Balekambang
RITUAL : Prosesi larung sesaji Pantai Balekambang Tahun 2018 lalu (ist)

Memontum Malang – Masyarakat Desa Srigonco Kecamatan Bantur Kabupaten Malang, masih memegang teguh ajaran yang diwarisi oleh para leluhurnya.Hal itu sudah menjadi tradisi masyarakat desa dengan melaksanakan kearifan lokal berupa larung sesaji 1 Suro di pantai Balekambang.

Kepala Desa Srigonco Bambang Setyono menjelaskan,peringatan tanggal 1 Suro bagi warga Srigonco hukumnya wajib.Disamping memang tradisi jawa dan itu merupakan warisan turun temurun nenek moyang. Dikatakan,selain larung sesaji juga pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

Bambang Setyono, Kepala Desa Srigonco. (sur)

Bambang Setyono, Kepala Desa Srigonco. (sur)

“Untuk judul critera dalam pagelaran wayang kulit nanti,tentu saja berkaitan dengan guyub rukun masyarakat desa Srigonco, Balekambang dan sekitarnya, ” terang Bambang Senin (29/7/2019) siang.

Disinggung, terkait program pembangunan di desa berpenduduk 4647 jiwa ini, Kades menjelaskan, untuk program pembangunan tahun 2019 saat ini, yaitu membangun embung/tandon air di Dusun Krajan. Adapun ditujuan dibangunnya embung dengan alokasi DD ini,yakni untuk mengairi kawasan persawahan warga desa Srogonco.

“Biar perekonomian masyarakat lebih mapan dan sejahtera. Dan yang terpenting persatuan kesatuan, rasa guyub rukun serta semangat dalam bergotong royong membangun desa, ” pungkas Bambang.

Sekilas tentang sejarah pantai Balekambang. Pantai Balekambang sudah dikenal warga lokal sejak tahun 1978-an. Pada tahun tersebut, seorang perangkat desa Srigonco membuka akses jalan sehingga orang dari luar desa tersebut lebih mudah mencapai Balekambang. Lima tahun kemudian, Pantai Balekambang diresmikan oleh Bupati Malang kala itu yaitu Eddy Slamet.

Sejak itu, nama Pantai Balekambang makin bergaung. Keindahan yang ditawarkannya cukup menarik wisatawan sehingga terus berkembang dan kini menjadi salah satu andalan wisata pantai di Kabupaten Malang.

Konon, orang yang pertama membuka hutan di Pantai Balekambang bernama Syaikh Abdul Jalil, seorang ulama yang dipercaya berasal dari Yogyakarta. Saat ini, makam Syaikh Abdul Jalil yang berlokasi sekitar 1 km dari Pantai Balekambang, rajin diziarahi oleh umat muslim dari berbagai daerah.

Pada bulan Suro/Muharram, jumlah jamaah yang berkunjung baik untuk memperingati tahun baru hijriah maupun wisatawan biasa yang ingin menyaksikan prosesi ‘Suroan’ melonjak. (sur/oso)

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional