Connect with us

Jember

Arti Pilkades Bagi Warga Desa

Diterbitkan

||

ASPIRASI : Nurkolis, seorang warga. (ist)

Jember, Memontum – Mendekati pemilihan Kepala desa (Pilkades) yang rencananya akan dilaksanakan bulan September 2019 mendatang (3 bulan Lagi) banyak warga Desa terutama warga yang menjadi Tim pemenangan salah satu calon Kades membicarakan baik Program kerja, kebaikan dan pribadi calonnya dan membuka Kejelekan Calon Lawan.

Seperti yang terjadi di Desa Cakru Kecamatan Kencong Kabupaten Jember, salah satu Tim pemenangan Calon Kades Bambang bernama Nurkholis,mengatakan, kejadian itu (membicarakan program Kerja, kebaikan Dll) sudah hal yang biasa, alasannya sangat Simple hanya untuk mempengaruhi warga agar memilih Calon Kades yang di Pegangnya dan tidak Simpati pada lawannya.

“Ya agar warga simpatik dan terpengaruh mendukung calonnya,” aku Nurkholis di warung kopi sesaat setelah membeberkan Misi dan Visi dari Calon yang didukungnya.

Dia menyampaikan, jika Calon Kades yang ia dukung mempunyai Visi dan Misi yang jelas bahkan sudah terbukti, pasalnya calon yang di dukungnya telah 2 kali menjabat sebagai Kepala Desa Cakru.

“Untuk tahun ini pak Bambang mau maju nyalon lagi karena atas permintaan masyarakat,karena beliau orangnya baik dan merakyat dan bisa merangkul semua pihak,” kata Nurkholis.

Di akui Nurkholis, Bambang sebagai calon Incumbent saat 2 kali menjabat Kepala Desa Cakru pembangunan semakin meningkat terutama infrastruktur jalan dan saluran irigasi, jika sebelumnya banyak jalan-jalan di Desa nya yang rusak dan saluran air di sawah banyak yang bocor sehingga air habis sebelum sampai di tengah sawah.

“Selain itu keamanan juga mengalami peningkatan, buktinya jarang kemalingan di Desa kami, jika ada cepat tertangkap, masyarakat miskin banyak yang dapat bantuan. Pak Bambang jika ada warganya yang membutuhkan pertolongan pasti berangkat, tidak memandang siang atau malam,” tambahnya.

Nurkholis berharap semoga calon Kepala Desa dukunganya bisa sukses menjabat 3 periode dan andai saja kalah semoga tidak terjadi kericuhan yang mengakibatkan perpecahan dan lunturnya persaudaraan antar warga.

“Siapapun yang jadi nantinya bisa merangkul semua masyarakat,dan merespon apa yang menjadi keluhan warga, intinya mereka tidak memperkaya diri sendiri dengan jalan korupsi,” Pungkasnya. (rir/yud/oso)

 

Trending