Connect with us

Kabupaten Malang

Begini Alasan Sukirno Cakades Jenggolo Kepanjen Kedepankan Motto ‘Jenggolo Manik Sembodo’

Diterbitkan

||

SEMBAKO : Sukirno Bersama Istrinya Ainun Rencana Salurkan Sembako

Memontum Malang – Salah satu motto yang diusung oleh Sukirno,Calon Kepala Desa (Cakades) Jenggolo Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang yaitu ‘Jenggolo Manik Sembodo’. Artinya, jika terpilih menjadi Kepala Desa (Kades) Jenggolo untuk periode 2019-2025 mendatang, dia bisa menyembadani masyarakat dengan segala keterbatasan.

“Sebagai manusia biasa,tanpa terlepas dari batas kemampuan, artinya tidak mungkin semua programnya nanti sepenuhnya terealisasi. Mungkin ada sebagian program yang tidak mampu. Karenanya, sebelum melangkah nanti kami minta maaf,manaka ada program yang tidak bisa dijangkau,karena faktor keterbatasan kita sebagai manusia,” Papar Ainun, isteri Sukirno Cakades Jenggolo Jumat (14/6/2019) kemarin.

Sukirno Cakades Jenggolo

Sukirno Cakades Jenggolo

Tambah Ainun yang tercatat sebagai mantan karyawati PLN Distribusi Jawa Timur bagian perluasan jaringan ini, tujuan program sang suami yang juga pensiunan karyawan Perindustrian Angkatan Darat (Pindad) ini tanpa terlelas dari kesejahteraan masyarakat Desa Jenggolo.

Seperti program yang bakal terselenggara tanggal 19/6 hingga 21/6/2019 mendatang, pihaknya akan bagikan sembako sebanyak 7,5 ton yang terdiri dari beras, minyak, gula dan kecap kepada warga Desa Jenggolo.Kendati tidak secara cuma-cuma alias gratis, namun program tersebut dirasa sangat membantu.

Pasalnya, warga hanya bisa tebus dengan uang sebesar Rp 10 ribu, toh nominal sembako itu sebesar Rp 150 ribu. Dan uang Rp 10 ribu nanti akan kembali untuk kas desa, akan disalurkan melalui masing-masing ketua RT, untuk kebutuhan desa toh dalam skala kecil,seperti perbaikan jalan kampung dan sebagainya.

 SANTUNAN : Bersama Tokoh Masyarakat Dalam Acara Santunan Anak Yatim.(H.Mansyur Usman/Memontum.Com)

SANTUNAN : Bersama Tokoh Masyarakat Dalam Acara Santunan Anak Yatim.(H.Mansyur Usman/Memontum.Com)

“Tujuan kami untuk mendidik warga Jenggolo, biar mereka tidak selalu mengandalkan pemberian dari orang lain. Tetapi mereka mampu mengangkat derajatnya sendiri dengan membayar uang sebesar Rp 10 ribu. Program ini akan berlanjut jika Pak Sukirno terpilih jadi Kepala Desa. Sebagai seorang pendamping, kami akan selalu mengingatkanya,” tambah Ainun.

Di tempat yang sama, Sukirno Cakades Jenggolo memaparkan, jika Tuhan menghendaki menjabat Kepala Desa nanti, akan lebih mengedepankan sarana insfratruktur.

Menurutnya, masyarakat Desa Jenggolo terdiri dari kalangan menengah ke bawah. “Kita perlu mensejahterakan masyarakat, biar ke depan nanti bisa menikmati jangka panjang. Program ini insyaaloh akan kami lanjutkan. Kami akan lebih mengedepankan sejumlah titik fatal.Kami akan mengabdi sejujur-jujurnya kepada negara melalui Desa Jenggolo,” tandas Sukirno dengan nada semangat.

Ada program menarik yang selama ini sangat diharapkan oleh masyarakat khususnya kalangan kelompok tani di desa indentik tapak tilas kerajaan ini. Beberapa waktu lalu pihaknya sudah berkumpul bersama sejumlah kelompok tani Desa Jenggolo dalam rencana mendirikan KUD.

“Jika kami terpilih jadi Kepala Desa nanti, kami akan mendirikan KUD. Sesuai hasil kesepakatan bersama, kami sanggup menebus pupuk dan obat pembasmi hama. Selanjutnya kami hutangkan kepada masyarakat. Mereka bisa bayar setelah panen,” ulasnya.

Seperti langkah awal yang sudah ia laksanakan, yakni memasang lampu penerangan jalan umum (PJU) dengan menggunakan lampu Led komplit mulai ijin pasang baru PLN, box-Panel kwh, meteran 2 unit dengan daya masing-masing 2.200 VA serta pondasi, tiang lampu, lampu led, kabel dan accesoriesnya.

Total PJU dibangun berjumlah 23 unit senilai Rp 200 juta. Pembangunan PJU ini dipilih material berkualitas premium yakni material terbaik untuk lampu PJU Led.

Program itu pun berlanjut ke barat makam tepatnya di RT2 dan RT4 sebanyak 8 titik,termasuk ke Kalijati, sejumlah titik sumber mata air termasuk renovasi sejumlah musholla.

Juga dijelaskan, untuk DPT Desa Jenggolo sebanyak 3833 calon hak pilih. Adapun untuk tahapan berikutnya Pilkades Jenggolo yang berlangsung serentak di 269 Desa se-Kabupaten Malang yakni acara Kirab yang akan diikuti oleh semua Cakades Jengholo untuk periode 2019-2025 mendatang. (Sur/oso)

 

Trending