Kabar Desa

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Kirab Napak Tilas Brimob Surabaya-Madiun, Tiba di Tulunggagung, Dilepas Bupati Syahri

  • Kamis, 9 November 2017 | 12:07
  • / 19 Safar 1439
Kirab Napak Tilas Brimob Surabaya-Madiun,  Tiba di Tulunggagung,  Dilepas Bupati Syahri
Bupati Syahri Mulyo (tengah) berangkatkan Long March menuju Mako Brimob Madiun.

Memontum Tulungagung—-Setelah melakukan kirab dari Kabupaten Kediri, kini ratusan anggota Brimob Polda Jatim melakukan pemberangkatan long march di Kabupaten Tulungagung. Sebelumnya, mereka memasuki Tulungagung dengan berjalan kaki, dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Jatim, Kombes Pol. Totok Lisdiarto.

 

Kedatangan mereka dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Brimob ke 72, Satuan Brimob Polda Jatim menggelar Napak Tilas Perjuangan Brimob. Napak tilas digelar dengan cara berjalan kaki dari Museum Polisi Istimewa di Surabaya menuju ke Mako Brimob Madiun.

 

Sebanyak 200 anggota Satuan Brimob Polda Jatim tersebut berjalan dari Museum Polisi Surabaya Istimewa ke Mako Brimob Madiun dengan cara estafet. Di Tulungagung, anggota Satuan Brimob Polda Jatim peserta napak tilas singgah di Alun-alun Kabupaten Tulungagung.

 

Kasat Brimob Polda Jatim, Kombes Polisi Totok Lisdiarto S SIK. mengatakan, tujuan kegiatan tersebut untuk mengingat sejarah.

 

“Kita ada karena pejuang-pejuang terdahulu,” ujarnya, Kamis (9/11/2017).

 

Dirinya mengingatkan, agar generasi sekarang mengingat perjuangan pejuang terdahulu. Masyarakat sekarang bisa menikmati kemerdekaan lantaran jerih payah pejuang terdahulu.

 

“Untuk generasi sekarang isilah kemerdekaan dengan sebaik-baiknya,” imbuh pria ramah itu.

 

Masih kata Kasat, momentum ini dibangkitkan dengan berjalan kaki untuk menyatukan semua daerah yang ada. Selain itu, kegiatan ini merupakan salah satu wujud dari kerjasama yang baik antara pemerintah, TNI dan kepolisian.

 

“Ini sebagai bukti bahwa Indonesia baik-baik saja, hubungan antara Pemerintah, TNI dan Kepolisian baik-baik saja,” katanya dengan tegas.

 

Saat ditanyakan tentang benturan antara TNI dan Polri, dia menyatakan jika hal itu tidak pernah ada. Selama ini hubungan antara kedua instansi itu baik-baik saja.

 

“Tidak ada, hubungan kita (TNI-POLRI) baik-baik saja. Buktinya selama perjalanan dari Surabaya hingga ke sini kita juga dikawal oleh teman-teman TNI,” tandasnya dengan tegas.

 

Senada dengan Dansat Brimob, Bupati Syahri Mulyo mengatakan sinergi antara pemerintah, masyarakat dan TNI-POLRI terjalin erat. Hal itu terlihat dengan penyambutan rombongan longmarch anggota Brimob. Mereka disambut bak pejuang gerilya sepanjang jalan sejak memasuki perbatasan antara Kediri-Tulungagung.

 

“Hubungan erat itu nyata adanya, sinergi ini harus terus ditingkatkan sehingga jika ada permasalahan bisa segera diselesaikan,” kata Bupati Syahri Mulyo.

 

Napak tilas tersebut mengambil start di Polisi Istimewa Surabaya – Mojokerto – Jombang – Kediri -Trenggalek – Ponorogo dan Madiun. Jarak yang ditempuh sekitar 350 KM. Longmarch dilakukan secara estafet, ada yang mengawal dan membawa peralatan. Kegiatan ini dilakukan sampai tanggal 12, dan pada tanggal 14 November akan dilakukan upacara HUT Brimob di Madiun. (zul/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional