Kabar Desa

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Bambang Haryo Gelontorkan Bantuan Suport Petani

  • Selasa, 7 November 2017 | 14:19
  • / 17 Safar 1439
  • Dibaca : 120 kali
Bambang Haryo Gelontorkan Bantuan Suport Petani
Ir.H.Bambang Haryo Soekartono saat memberikan pidatonya pada petani,Desa Kebonsari,Candi (Memo X/Agus HP)

Memontum Sidoarjo-Kelompok Tani Sumber Pangan I, Desa Kebonsari,Kecamatan Candi, mendapatkan bantuan 1 unit Hand Tractor dan mesin pompa air.Penyerahan bantuan area halaman Perum Pesona Sari,secara langsung diberikan Ir.H.Bambang Haryo Soerkartono anggota Komisi VI DPRRI, Selasa (7/11/2017) kemarin.

Tidak hanya itu,para petani juga diberikan pembekalan.Serta sosialisasi terkait kepemilikan Kartu Tani,dan pengajuan proposal bantuan. Di lokasi,nampak pula hadir kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sidoarjo,Ir Handajani,MM beserta rombongan

Anggota Komisi VI DPRRI,Ir.H.Bambang Haryo Soekartono menjelaskan ” Pihaknya sangat prihatin,melihat kondisi petani sekarang.Seharusnya petani bukan menjadi buruh,tetapi benar-benar menjadi pengusaha tani (Petani).Dikarenakan,negara Indonesia kaya pertanian.Selain itu,tekstur tanah cukup subur ” ucapnya.

Ir.H.Bambang Haryo Soekartono,anggota Komisi VI DPRRI menyerahkan bantuan pada petani Desa Kebonsari,Candi (Memo X/Agus HP)

Ir.H.Bambang Haryo Soekartono,anggota Komisi VI DPRRI menyerahkan bantuan pada petani Desa Kebonsari,Candi (Memo X/Agus HP)

Diakui,Bambang ” Keberadaan Indonesia memiliki potensi kekayaan alam,terutama di bidang pertanian.Jika dalam pengelolahan lahan,tanpa adanya dukungan pemerintah daerah setempat.Maka kondisi petani,akan mengalami keterpurukan.” Kita harus benar-benar turun lapangan,sehingga tahu persis keluhan serta persoalan yang dihadapi para petani.Sedangkan,bantuan yang diberikan berupa alat Hand Tractor,dan mesin pompa. Sebagai mensuport mereka,tetap bersemangat untuk bercocok tanam ” ungkapnya

Kepala Desa Kebonsari,Imam Saruji mengatakan ” kondisi area pertanian diwilayah kerjanya saat ini,memang perlu perhatian khusus.Dikarenakan,secara teknis lahan tersebut kekurangan air.Sehingga target panen,seharusnya 3 kali dalam satu tahun.Akan tetapi yang terjadi,1 tahun hanya dua kali panen itupun hanya 5 sampai 6 ton gabah per-hektar ” ucapnya

” Faktor utama yang dihadapi petani,pada luas lahan 45 hektar adalah kesuliatan air.Pertama,dikarenakan saluran infrastruktur sungai yang berada di timur desa tidak memadainya.Dan kedua,saluran gorong-gorong tersumbat lantaran terimbas pelebaran jala.Kami pemerintah desa,terus berupaya mengajukan bantuan melalui usulan rapat Musrenbang.Tetapi sampai saat ini,belum ada realisasinya.Dan baru kali ini,atas aspirasinya Ir.H.Bambang Haryo Soekartono petani mendapatkan bantuan ” jelasnya Imam Saruji.(gus/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional