Kabar Desa

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Puluhan Ribu Warga Kabupaten Malang Dambakan Sambungan Listrik

  • Senin, 30 Oktober 2017 | 23:17
  • / 9 Safar 1439
  • Dibaca : 13 kali
Puluhan Ribu Warga Kabupaten Malang Dambakan Sambungan Listrik
Sambungan Aliran Listrik di Salah Satu Wilayah Kabupaten Malang(Sur)

Memontum Malang–Tak kurang dari 70 ribu KK di wilayah Kabupaten Malang hingga saat ini masih belum mendapatkan aliran listrik dari pemerintah. Sesuai data dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang,dari total 669.980 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Malang, yang sudah terlayani aliran listrik oleh PLN, mencapai 599.511 KK. Artinya, masih ada 70.469 KK yang belum mendapatkan layanan listrik. Tommie Herwanto,Kepala Bapeda Kabupaten Malang menjelaskan,data masyarakat yang belum mendapatkan layanan listrik dari negara ini, berdasarkan data dari PLN.

 

 

“Saya mencoba mengacu berapa jumlah KK yang ada di Kabupaten Malang. Berapa yang sudah terlayani dan terpantau PLN,” katanya. Berdasarkan data yang dipaparkan Tommie, tiga kecamatan besar dengan jumlah KK terbanyak juga masih belum semua keluarga mendapatkan layanan listrik dari PLN. Ketiga kecamatan itu adalah Singosari, Pakis dan ibukota Kabupaten Malang, Kepanjen. Rinciannya, Singosari memiliki sekitar 44 ribu KK, dan yang sudah terlayani listrik negara sebanyak 40 ribuan.

 

 

Artinya, masih ada 4 ribuan yang belum mendapatkan layanan listrik dari negara. KecamatanPakis, juga masih ada sekitar 4 ribu dari 36 ribuan KK yang belum mendapatkan aliran listrik dari PLN. Sementara ibukota Kabupaten Malang, dari 26 ribuan KK, masih ada 200 KK yang belum mendapatkan aliran listrik.

 

 

Meski masih ada 70 ribuan KK yang belum mendapatkan aliran listrik dari PLN, namun mantan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Malang itu menegaskan, di wilayah Kabupaten Malang tidak ada kawasan yang gelap gulita. Hal ini karena ada pembangkit listrik tenaga mikrohidro seperti yang ada di Kecamatan Pagelaran, yang mengaliri beberapa dusun.

 

 

Ada juga beberapa KK yang mendapatkan pasokan listrik dari gas methan, yang diolah di tempat pembuangan akhir (TPA) Talangagung, Kepanjen. Tidak sedikit masyarakat yang mengupayakan secara mandiri. Misalnya saja ‘nyalur’ listrik dari tetangga atau saudaranya.”Kalau yang seperti itu kan tidak ada hubungannya di PLN, karena tidak ada meterannya. Tapi yang jelas, semua wilayah di Kabupaten Malang teraliri listrik, caranya macam-macam,” tegas dia.

 

 

Pernyataan Tommie juga dikuatkan oleh Camat Sumbermanjing Wetan, Agus Hariyanto. Sumbermanjing Wetan adalah kecamatan yang terletak di pesisir pantai. Agus menjelaskan, beberapa wilayah di kecamatan yang dia pimpin memang masih belum mendapatkan aliran listrik dari PLN. Dia mencontohkan, misalnya saja Desa Kedungbanteng, Sidoasri, dan Tegalrejo. Walau belum mendapatkan layanan dari PLN, namun dia memastikan masyarakat di wilayahnya sudah teraliri listrik. “Ya mereka berupaya secara mandiri. Umumnya nyalur dari tetangga atau suadaranya. Jadi memang tidak terpantau PLN,” tandasnya. (sur/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional