Connect with us

Kediri

Cuaca Ekstrim, Kualitas Tanaman Tembakau Turun

Diterbitkan

||

Cuaca Ekstrim, Kualitas Tanaman Tembakau Turun

Memontum Kediri – Kondisi cuaca yang sangat extrim beberapa hari ini, memicu produksi tembakau petani mengalami penurunan secara kualitas. Karena tanaman tembakau merupakan tanaman yang sangat sensitif terhadap cara budidaya, lokasi tanam, cara pengolahan dan terlebih terhadap cuaca. Apalagi kultivar (sekelompok tumbuhan) tembakau ini tidak akan menghasilkan kualitas yang bagus apabila anomali cuaca yang tak menentu.

Katini (39) salah seorang petani tembakau Dusun Ngasinan Desa Pagung Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri mengatakan, cuaca tahun ini kurang begitu bersahabat dengan petani tembakau, tiupan angin yang begitu kencang, membuat kondisi tembakau menjadi menguning dan berjamur. ” Para petani tembakau di Dukuh Ngasinan Desa Pagung saat ini rugi, karena tanaman tembakau kita terkena jamur, ” katanya.

Akibat serangan jamur itu, lanjut Kateni, petani harus merugi 50 persen dari panen biasanya. “Untuk tembakau kualitas bagus biasanya dihargai Rp 50 Ribu per kg, tetapi karena ini berjamur dan daunnya banyak yang kering, mungkin ini nanti terjual Rp 25 – Rp 30 ribu saja per kg, karena ini kualitasnya terbilang jelek,” ujarnya saat penyortiran tembakau, Rabu (8/8/2018).

Menurut Katini adanya jamur yang menyerang tanaman tembakaunya disebabkan oleh angin kencang yang beberapa bulan ini menerpa daerah Kediri dan sekitarnya. “Faktor terpaan angin biasanya membuat tembakau ini jamuran dan kalau sudah jamuran begini sudah tidak bisa diobati. Secara otomatis, ini akan mempengaruhi kualitas tembakau,” ucapnya.

Sebenarnya, musim panen tembakau biasanya dimulai pada bulan September, sedangkan tahapan pemanenan tanaman hingga satu tahun.

Akan tetapi, karena kondisi tembakau yang sudah mengalami penjamuran memaksa petani tembakau melakukan tahapan panen lebih dini. Cara itu dilakukan untuk menghindari kerusakan menyeluruh.

Langkah memanen lebih awal terpaksa dilakukan, karena khawatir tidak layak jual atau tidak laku akibat keseluruhan daunnya terserang jamur. Karena yang laku dijual daun tembakau yang kondisinya yang tidak terkena jamur.(aji/mid/im/yan)

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending