Kabar Desa

iklan Penerimaan Mahasiswa baru universitas wisnuwardhana
space ads post kiri

Potensi Wisata Desa Pangkahwetan, Jadi Perhatian Pimpinan Dewan

  • Senin, 30 April 2018 | 12:07
  • / 14 Sya'ban 1439
  • Dibaca : 18 kali
Potensi Wisata Desa Pangkahwetan, Jadi Perhatian Pimpinan Dewan
Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Qolib Bersama Kepala Desa Pangkahwetan saat mengunjungi Wisata Petik Buah

Memontum Gresik—-Pemerintah Desa (Pemdes) desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik nampaknya tidak main main dalam mengelola sumber daya alam dan juga potensi wisata desanya. Hal inilah yang menarik Wakil Ketua DPRD Gresik, Nur Qolib untuk mengunjungi Desa di ujung utara Gresik ini. Sabtu Sore, (28/4/2018) kamarin.

Disambut Kepala Desa Pangkahwetan, Syaifullah Mahdi, kedatangan Politikus dari PPP ini langsung diantar menuju ke rumah makan “Sego Jagung Imboh Dewe” untuk menikmati kuliner khas dari Ujungpangkah yang merupakan wilayah pesisir. Beraneka macam makanan seperti Kepiting Rajungan super Jumbo, Pepes Ikan, Kotokan, Kepala Manyung, Sembilang, Kripik Udang, serta Kare Ayam Pedas disajikan untuk menunjukkan potensi wisata kuliner yang ada di desa ini.

Tak hanya itu, usai menyantap sajian khas pesisir, Kepala Desa Pangkahwetan, Syaifullah Mahdi atau yang akrab disapa Lurah Sandy ini mengantar ke Kebun Desa yang merupakan Potensi Wisata Petik Buah. Untuk memasuki wisata petik buah, Lurah Sandy mengendarai Sepeda Motor dan berboncengan langsung dengan Wakil Ketua DPRD Gresik selama 5 menit melalui jalan setapak di sekitar kebun buah. Berbagai macam buah ada di tempat ini seperti buah Jeruk, kelengkeng, Rambutan, Nanas dan semuanya bisa dipetik secara langsung dan dinikmati gratis untuk makan ditempat.

Ditempat ini, Lurah Sandy mengantar langsung Wakil Ketua DPRD Gresik berkeliling dan menikmati berbagai macam buah serta memetik langsung buah yang ada di Kebun ini. Usai menikmati memetik buah sendiri, kedua pimpinan ini langsung “Ngaso” di gubuk yang ada di tengah kebun sambil berbincang dan menjelaskan berbagai hal tentang potensi Wisata Desa Pangkahwetan.

Kedatangan Wakil Ketua DPRD Gresik ini dimanfaatkan langsung oleh Lurah Sandi untuk menjelaskan potensi Wisata Desanya mulai dari susur sungai menggunakan perahu menuju Wisata Muara Bengawan Solo (MBS) sambil menikmati rindangnya pohon mangrove dan area jogging track yang sudah lengkap dengan area Spot Foto “Instagram Banget”. Kemudian ada Wisata Suaka Burung yang mana wisatawan bisa santai melihat “Kuntul” atau burung Bangau yang beberapa spesiesnya sudah terancam punah.

Lurah Sandy mengatakan bahwa adanya pilihan paket wisata yang ditawarkan desa ini membuat wisatawan berbondong bondong melihatnya, bahkan bulan lalu sekitar 100 orang asal Malaysia sudah berkunjung kesini untuk menikmati wisata yang ada di desa Pangkahwetan. Meski begitu, dirinya menyadari masih banyak fasilitas yang perlu dibuat atau ditambah.

“Jumlah perahu wisata masih terbatas dua buah. Jadi kalau banyak pengunjung kita sampai kewalahan untuk melayani. Selain itu, akses jalan juga perlu diperlebar. Supaya bus wisatawan bisa masuk ke lokasi wisata,” katanya.

Menurut Sandy, masih kurangnya fasilitas tidak mungkin ditanggung oleh Pemerintah Desa (Pemdes) sendiri. Dirinya berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Gresik supaya ikut andil membantu dan mendorong wisata yang ada di Pangkahwetan.

“Jadi campur tangan Pemda sangat dibutuhkan demi memajukan wisata yang ada di desa kami. Sebab saya rasa ini bagian dari tugas Pemkab,” tambahnya.

Nur Qolib, Wakil Ketua DPRD Gresik, saat mengunjungi wisata yang ada di Desa Pangkahwetan mengatakan, bahwa setiap desa memiliki potensi masing-masing yang dapat dikembangkan dan jadi luar biasa. Apalagi yang selama ini terbiarkan oleh Pemda maupun pemerintah pusat.

Qolib menyatakan sudah mendapat gambaran setelah sampai Desa Pangkahwetan dan ada hal-hal yang perlu disiapkan desa dan daerah.
Pemda, perlu membantu secara regulasi. Khususnya dalam hal memberikan desa kesempatan yang cukup untuk memaksimalkan dana-dana yang sudah dipersiapkan pemerintah. Seperi Anggaran Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD) serta Bantuan Keuangan Khusus (BKK).

“Pemerintah juga perlu mendukung infrastruktur yang belum ada. Diantaranya dana poros desa. Itu kewajiban daerah. Memang tidak sedikit jalan poros desa yang perlu diperbaiki dan ditata Pemda. Tetapi dari yang ada perlu skala diprioritaskan. Itu demi pengembangan wisata,” jelasnya.

Politisi PPP ini mengaku salut dan mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Pemdes Pangkahwetan dalam meningkatkan pendapatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Adanya big plan atau rencana besar yang dimiliki Pemdes Pangkahwetan serta kekompakan semua elemen masyarakat yang ada. Baik Kades, Kartar, nelayan maupun pedagang patut untuk ditiru desa-desa lain yang ada di Kabupaten Gresik.

“Saya melihat Pak Sandy mempunyai pemikiran yang brilian. Karena yang dipikir adalah bagaimana masyarakat disini dapat memenuhi kebutuhan hidup. Saya berharap kades-kades yang lain juga meniru Kades Sandy, yakni berfikir positif dan memiliki keterbukaan hati untuk mengarap wisata secara bersama-sama,” Pungkasnya.(gbr/sgg/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional