pariwisata kabupaten jember

Hindari Wartawan Bodrex, 132 Kades Bimtek Jurnalisme

  Dibaca : 76 kali
Hindari Wartawan Bodrex, 132 Kades Bimtek Jurnalisme
Tampak Wartawan Memo X dan Memontum.Com dan Kontributor TV serta Media Online lainnya memberikan Trik jitu untuk menghadapi Wartawan Bodrex.(im)
space ads post kiri

# Dongkrak Potensi dan Inovasi Desa


Memontum Situbondo
— Penuh Semangat dari 132 Kepala desa mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Jurnalisme inovasi desa dengan tema ”Mendongkrak Potensi dan Inovasi Daerah Situbondo” dari ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banyuwangi, Trans Media Jatim dan wartawan senior dari Situbondo serta dari Jember, Sabtu (4/11/2017) pukul 07.00 Wib hingga selesai.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Situbondo, Drs Suradji MM dalam sambutannya mengatakan kegiatan Bimtek ini menindaklanjuti program kementerian yang tertuang dalam Permendes no 19 tahun 2017. Ini dalam rangka menggali potensi desa salah satunya dengan pembuatan film desa serta bagaimana memanfaatkan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (DD dan ADD).

Kepala Dinas PMD Situbondo saat memberikan materi dalam kegiatan Bimtek. (im)

Kepala Dinas PMD Situbondo saat memberikan materi dalam kegiatan Bimtek. (im)

Kedepannya untuk menggali potensi desa tanpa bergantung pada Pemkab. Pemerintah desa harus punya geliat untuk membangun desanya yang bekerjasama untuk mempromosikan desanya dengan para jurnalisme inovasi desa.

“Bupati dan Wakil Bupati Situbondo punya rencana tahun 2019 sebagai tahun kunjungan Situbondo. Apalagi setelah proyek tol Probowangi selesai tidak menutup kemungkinan situbondo akan semakin sepi. Satu-satunya yang bisa dilakukan adalah menggenjot pariwisata di Kabupaten Situbondo. Banyak desa lebih senang pada insfrastruktur padahal bidang pemberdayaan harusnya lebih dimanfaatkan dalam upaya membangun sumbar daya masyarakat desa,” ungkap Suradji.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banyuwangi, Syaifuddin Mahmud ST pada acara Bimtek tersebut memaparkan, bagaimana trik jitu bagi Pemerintah desa dan kepala desa dalam menghadapi wartawan agar tidak mudah ditakut-takuti oleh wartawan “abal-abal” atau preman berkedok wartawan.

Menurut Syaifuddin, kades tidak perlu takut dengan wartawan. Karena keberhasilan sebuah daerah tak lepas dari pemberitaan di media massa.

Page 1 of 212
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional